
Institut Binamadani Indonesia melakukan Kunjungan dan penyuluhan program kuliah di Pondok Pesantren Al Itqon Jakarta Barat (8/04/2026). Agenda ini menjadi bagian dari komitmen institusi dalam memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus memberikan wawasan kepada para santri terkait pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Antusiasme para peserta terlihat dari keaktifan santri dalam mengikuti sesi pemaparan dan diskusi yang berlangsung secara interaktif.

Dalam kegiatan tersebut, Institut Binamadani Indonesia memberikan pemahaman komprehensif mengenai pentingnya pendidikan tinggi sebagai fondasi utama dalam menunjang karir di masa depan. Disampaikan bahwa di tengah dinamika perkembangan zaman dan persaingan global yang semakin kompetitif, pendidikan tinggi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan strategis. Semakin tinggi jenjang pendidikan yang ditempuh, semakin luas pula peluang karir yang dapat diraih, baik di sektor profesional, akademik, maupun kewirausahaan.
Lebih lanjut, narasi motivatif juga ditekankan kepada para santri bahwa pendidikan memiliki korelasi erat dengan peningkatan kualitas hidup. Pendidikan tinggi membentuk pola pikir kritis, memperluas jaringan, serta meningkatkan kapasitas individu dalam mengambil keputusan. Dengan bekal tersebut, lulusan perguruan tinggi memiliki daya saing yang lebih kuat, mampu beradaptasi dengan perubahan, serta berpotensi menduduki posisi strategis dalam berbagai bidang pekerjaan.

Pada kesempatan yang sama, Institut Binamadani Indonesia turut menyosialisasikan peluncuran Program 1.000 Beasiswa Subsidi Kuliah yang saat ini tengah dibuka. Program ini dirancang sebagai bentuk nyata dedikasi institusi dalam memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat, termasuk para santri, untuk mengakses pendidikan tinggi tanpa terkendala faktor ekonomi. Melalui program ini, diharapkan tidak ada lagi batasan bagi generasi muda untuk meraih cita-cita melalui jalur akademik.

Wakil Rektor III Bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan, Awaludin, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan harapan besar agar Program 1.000 Beasiswa Subsidi ini dapat menjadi motor penggerak bagi para santri dalam melanjutkan pendidikan. Ia menegaskan bahwa santri tidak hanya memiliki bekal spiritual yang kuat, tetapi juga perlu dilengkapi dengan kompetensi akademik agar mampu bersaing di dunia kerja. “Menjadi santri adalah pilihan mulia, namun melanjutkan pendidikan tinggi adalah langkah strategis untuk memperluas peluang karir dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Mariya Ulpah, M.H, yang juga merupakan alumni Pondok Pesantren Al Itqon, turut memberikan motivasi kepada para santri. Ia menyampaikan bahwa perjalanan sebagai santri merupakan fondasi yang sangat berharga, namun harus dilanjutkan dengan pendidikan tinggi sebagai bentuk kesungguhan dalam menuntut ilmu. Dengan rekam jejak historis yang kuat antara Pondok Pesantren Al Itqon dan Institut Binamadani Indonesia—terlihat dari banyaknya alumni yang melanjutkan studi hingga jenjang sarjana dan magister bahkan menjadi dosen—kegiatan ini diharapkan mampu menginspirasi para santri untuk berani melangkah dan meraih masa depan yang lebih gemilang melalui pendidikan.

