Institut Binamadani Indonesia kembali melaksanakan program Binamadani Goes to School yang kali ini digelar di Pondok Pesantren Attahiyyah, Kota Tangerang. Kegiatan yang berlangsung di Aula Pondok Pesantren Attahiyyah tersebut diikuti oleh santri kelas 3 dan dikemas dalam bentuk workshop edukatif yang bertujuan memperkuat wawasan akademik sekaligus karakter peserta didik di tengah tantangan era digital (14/01/2026).
Workshop ini diisi langsung oleh dua dosen Institut Binamadani Indonesia, yakni Istianah, S.Sos., M.Pd dan Fatimatul Baroroh, M.Pd. Keduanya mengangkat tema “Reaktualisasi Norma Sosial di Era Digital: Membentuk Karakter Siswa yang Beretika.” Tema ini dinilai relevan dengan kondisi saat ini, di mana arus informasi yang begitu cepat melalui media digital kerap memengaruhi pola pikir, sikap, dan perilaku generasi muda, termasuk para santri.
Dalam pemaparannya, para narasumber menekankan pentingnya menghidupkan kembali nilai-nilai norma sosial seperti sopan santun, tanggung jawab, empati, dan etika berkomunikasi, khususnya di ruang digital. Era media sosial dinilai membawa peluang besar sekaligus tantangan serius, karena minimnya literasi etika dapat memicu degradasi moral, ujaran kebencian, hingga krisis identitas pada pelajar. Oleh karena itu, santri diharapkan mampu menjadi generasi yang cakap digital namun tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman dan norma sosial yang kuat.
Selain workshop, Institut Binamadani Indonesia juga memperkenalkan sejumlah program beasiswa pendidikan tinggi, salah satunya Program Beasiswa Santri dengan potongan biaya pendidikan hingga 50 persen sampai lulus. Program ini dihadirkan sebagai bentuk komitmen institusi dalam membuka akses pendidikan tinggi yang inklusif bagi santri agar dapat melanjutkan studi tanpa terbebani persoalan biaya.
Melalui kegiatan ini, Institut Binamadani Indonesia menegaskan dukungannya terhadap pengembangan kualitas pendidikan pesantren yang selama ini kerap didominasi oleh lembaga pendidikan umum. Institut Binamadani Indonesia meyakini bahwa dengan peningkatan kualitas pendidikan santri melalui berbagai program beasiswa dan pendampingan akademik, santri mampu menjadi generasi unggul yang tidak hanya memiliki keterampilan personal dan akademik, tetapi juga berkarakter kuat dengan nilai-nilai keislaman sebagai fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
