Institut Binamadani Indonesia kembali menggelar Wisuda II yang berlangsung khidmat di Ball Room Hotel Narita, Tangerang, pada 31 Januari 2026. Agenda akademik ini menjadi momentum penting bagi ratusan mahasiswa yang secara resmi dikukuhkan sebagai lulusan dan siap melangkah ke fase pengabdian yang lebih luas di tengah masyarakat. Kegiatan wisuda turut dihadiri oleh jajaran pimpinan yayasan, sivitas akademika, serta para mitra kelembagaan.
Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Yayasan Farsya Bangsa, H. Patwan Siahaan, M.H., Wakil Koordinator Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten, Prof. Dr. Sururin, M.Ag., Sekretaris Asosiasi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (APTIKIS) Wilayah DKI Jakarta dan Banten, Dr. Ade Marpudin, M.M., serta seluruh perwakilan sekolah dan pondok pesantren mitra kerja sama Institut Binamadani Indonesia. Kehadiran para tokoh ini menjadi wujud dukungan terhadap penguatan mutu pendidikan tinggi keislaman.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Farsya Bangsa H. Patwan Siahaan, M.H. menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh dosen Institut Binamadani Indonesia yang telah mencurahkan ilmu, tenaga, dan dedikasi dalam proses pendidikan mahasiswa. Menurutnya, capaian para lulusan hari ini merupakan bukti nyata dari pembelajaran akademik yang konsisten dan berorientasi pada kualitas. Beliau menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh dosen Institut Binamadani Indonesia atas dedikasi dan pengabdian dalam proses pendidikan mahasiswa. “Kami menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada para dosen yang telah mencurahkan keilmuan, keteladanan, dan komitmen akademiknya sehingga mampu melahirkan lulusan yang piawai dan siap bersaing di bidangnya masing-masing,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa Institut Binamadani Indonesia telah melalui perjalanan panjang sejak masih berstatus STAI hingga beralih bentuk menjadi institut. “Jika dihitung secara keseluruhan, tidak kurang dari 15 kali wisuda telah diselenggarakan. Ini adalah bukti kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh terhadap Institut Binamadani Indonesia sebagai penyelenggara pendidikan tinggi yang berkualitas,” ujarnya. Menurutnya, capaian ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan mutu akademik dan layanan pendidikan.
Sementara itu, dalam Orasi Ilmiahnya, Wakil Koordinator Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten Prof. Dr. Sururin, M.Ag. menegaskan bahwa kualitas lulusan Institut Binamadani Indonesia tidak perlu diragukan. Hal tersebut tercermin dari karakter institusi yang menjunjung tinggi Wawasan Ilmiah, Wawasan Edukatif, dan Wawasan Religius. Menurutnya, wawasan ilmiah membentuk budaya akademik yang kuat, menajamkan logika, rasionalitas, serta membiasakan penggunaan data dan metodologi dalam menyelesaikan persoalan. “Lulusan Institut Binamadani Indonesia memiliki kekuatan pada tiga pilar utama, yakni wawasan ilmiah, wawasan edukatif, dan wawasan religius, yang semuanya tercermin dari karakter institusinya,” jelasnya.
Ia memaparkan bahwa wawasan ilmiah berfungsi membangun budaya akademik yang kuat, menajamkan logika, serta membiasakan penyelesaian masalah berbasis data dan metodologi. Prof. Sururin juga menyinggung fenomena global Brain Rot Era. “Kemerosotan intelektual akibat konsumsi konten digital yang dangkal harus dihadapi dengan penguatan tradisi akademik. Di sinilah peran perguruan tinggi seperti Institut Binamadani Indonesia menjadi sangat relevan,” tegasnya.
Rektor Institut Binamadani Indonesia, Dr. H. M. Su’aidi, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kualitas lulusan Institut Binamadani Indonesia bukan sekadar klaim, melainkan dapat dibuktikan melalui berbagai capaian alumni. “Kualitas lulusan Institut Binamadani Indonesia dapat dilihat dari kiprah para alumni yang telah menjadi pengajar andal, kepala sekolah, pengawas, akuntan, praktisi hukum, hingga menduduki posisi strategis di lembaga publik seperti KPU Kota Tangerang,” ungkapnya.
Ia berpesan kepada para wisudawan agar menjadikan ilmu sebagai bekal utama dalam kehidupan bermasyarakat. “Gelar yang hari ini disandang adalah amanah. Dengan bertambahnya gelar, bertambah pula tanggung jawab moral untuk memberi manfaat dan menjadi teladan di tengah masyarakat,” ujarnya, seraya menyampaikan ucapan selamat dan harapan agar lulusan Institut Binamadani Indonesia terus membawa nama baik almamater.
Dalam Kegiatan ini juga terdapat Prosesi Penyematan Wisudawan Terbaik yang terdiri atas 5 Prodi tersebut, diantaranya Ika Mawaddah, S.Pd dari Prodi Pendidikan Agama Islam, Cindi Khairunisa, S.Pd dari Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Pitria, S.E dari Prodi Perbankan Syariah, Sobriyana Karsamah, S.H dari Prodi Hukum Ekonomi Syariah, dan Ismat Iskandar, M.Pd dari Prodi Magister Pendidikan Agama Islam.
Wisuda II ini diikuti oleh ratusan mahasiswa dari tiga fakultas dan lima program studi, yakni Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (PAI, PGMI, dan Magister PAI), Fakultas Syariah dan Hukum (Hukum Ekonomi Syariah), serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis (Perbankan Syariah). Pada kesempatan ini juga dilakukan penyematan wisudawan terbaik dari masing-masing program studi. Institut Binamadani Indonesia berharap para lulusan mampu mengimplementasikan keilmuan, nilai akademik, dan religiusitas yang dimiliki untuk berkontribusi nyata, berkelanjutan, dan solutif bagi masyarakat luas.























DOWNLOAD DOKUMENTASI
Unduh Dokumentasi Prosesi Wisuda II Institut Binamadani Indonesia
