
Institut Binamadani Indonesia menggelar kegiatan Rapat Koordinasi bersama dosen sebagai upaya mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat sinergitas antar civitas akademika. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk melakukan evaluasi, menyelaraskan visi, serta membangun komitmen bersama dalam menjaga dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di lingkungan INBI. Melalui koordinasi tersebut, seluruh dosen diharapkan dapat terus mengambil peran aktif dalam mendukung pengembangan institusi, baik melalui pelaksanaan pembelajaran, penelitian, maupun kontribusi akademik lainnya (7/11/2026).

Dalam sambutannya, Rektor Institut Binamadani Indonesia, Dr. H.M. Su’aidi, M.Ag., menyampaikan bahwa kualitas pendidikan dalam sebuah lembaga tidak hanya ditentukan oleh ketentuan maupun kebijakan kurikulum, tetapi juga sangat bergantung pada implementasi nyata yang dilakukan oleh dosen sebagai tenaga pendidik. Ia mengapresiasi dedikasi dan komitmen seluruh dosen yang selama ini telah berupaya menjaga kualitas pembelajaran sekaligus melakukan berbagai pengembangan agar proses pendidikan berjalan semakin optimal. Menurutnya, dosen memiliki tanggung jawab yang lebih luas dari sekadar menyampaikan materi perkuliahan, yakni terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi diri agar mampu menghadirkan proses pembelajaran yang adaptif, berkualitas, dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan.
Lebih lanjut, Rektor menekankan pentingnya pengembangan profesionalisme dosen melalui peningkatan pendidikan formal, penguatan budaya penelitian, serta pencapaian jabatan fungsional akademik. Dosen yang saat ini telah menyelesaikan pendidikan magister diharapkan memiliki motivasi untuk melanjutkan studi ke jenjang doktoral (S3). Dalam aspek penelitian, dosen juga didorong menghasilkan riset yang tidak hanya memenuhi kebutuhan publikasi akademik maupun institusi, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui temuan dan gagasan yang berkualitas. Sementara itu, peningkatan jabatan fungsional menjadi salah satu agenda penting yang perlu diperhatikan secara berkelanjutan. Ia berharap, melalui pembinaan dan pengembangan tersebut, INBI ke depan dapat melahirkan para Guru Besar dari kalangan dosennya sendiri sebagai wujud kemajuan dan kematangan akademik institusi.

Selanjutnya, Wakil Rektor I, Dr. Imam Turmidzi, M.M.Pd., dalam penyampaiannya mengungkapkan bahwa rekam jejak dan kualitas dosen Institut Binamadani Indonesia selama ini mendapatkan respons positif dari masyarakat. Menurutnya, citra dan reputasi sebuah perguruan tinggi tidak hanya terbentuk melalui kualitas pelayanan kepada mahasiswa, tetapi juga melalui kompetensi, integritas, serta kiprah para dosennya yang menjadi perhatian publik. Ia menilai bahwa respons positif tersebut merupakan modal berharga yang harus terus dijaga melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan. Selain kemampuan mengajar, dosen juga diharapkan semakin aktif dalam memberikan pendampingan keilmuan kepada mahasiswa, mengembangkan penelitian, serta menghasilkan karya ilmiah yang dapat memperkaya khazanah akademik. Dengan demikian, dosen tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga menjadi mentor, peneliti, dan teladan dalam membangun tradisi akademik yang produktif.

Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) INBI, Dr. Dede Ibrahim, menyampaikan bahwa Institut Binamadani Indonesia memiliki potensi yang cukup baik dalam pengembangan penelitian akademik. Hal tersebut tercermin dari berbagai capaian dosen, mulai dari artikel ilmiah yang berhasil disubmit dan dipublikasikan melalui jurnal terakreditasi SINTA hingga penerbitan buku hasil karya akademisi INBI. Menurutnya, capaian tersebut merupakan modal penting yang perlu dipertahankan sekaligus ditingkatkan melalui penguatan budaya riset di lingkungan perguruan tinggi. Ia juga mendorong seluruh dosen untuk terus membangun kolaborasi dan sinergi dalam pelaksanaan penelitian, baik lintas program studi maupun lintas institusi. Melalui kolaborasi yang terarah, diharapkan lahir penelitian yang lebih inovatif, memiliki kebaruan, memenuhi standar akademik, serta mampu memberikan manfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan rapat koordinasi ini, Institut Binamadani Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menjaga sekaligus meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan kapasitas dosen, pengembangan penelitian, dan optimalisasi pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Upaya tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab institusi dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas, relevan, dan mampu menjawab kebutuhan perkembangan zaman. INBI meyakini bahwa kualitas perguruan tinggi dibangun melalui kerja sama dan kontribusi seluruh unsur akademik yang saling mendukung. Dengan sinergitas yang semakin kuat, diharapkan INBI mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi dan keunggulan keilmuan sesuai bidangnya, tetapi juga menjunjung tinggi karakter, integritas, serta nilai-nilai ilmiah, edukatif, dan religius dalam kehidupan bermasyarakat.

