Kolaborasi Institut Binamadani Indonesia dan MI Al Wasatiyah Hadirkan Praktik Pengalaman Lapangan Berkualitas

Institut Binamadani Indonesia secara resmi membuka pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Tahun 2026 di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Wasatiyah, Cipondoh, Kota Tangerang. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi melalui penguatan kompetensi mahasiswa di lingkungan pendidikan dasar, sekaligus mempererat kolaborasi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan dalam mencetak calon pendidik yang profesional, adaptif, dan berkarakter.

Mewakili Institut Binamadani Indonesia, Dosen Pamong Muh. Anshori, M.Ag., menyampaikan bahwa Praktik Pengalaman Lapangan bukan sekadar implementasi dari teori dan kompetensi yang telah dipelajari mahasiswa selama di bangku perkuliahan, melainkan juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat silaturahmi antar lembaga pendidikan. Menurutnya, MI Al Wasatiyah memiliki hubungan historis yang erat dengan Institut Binamadani Indonesia, mengingat sejumlah guru maupun alumni madrasah tersebut merupakan lulusan dan mahasiswa aktif Institut Binamadani Indonesia. “Hubungan baik yang telah terjalin selama ini menjadi modal penting dalam membangun sinergi yang semakin kuat. Kami berharap kehadiran mahasiswa PPL tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang bermakna, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan madrasah serta mempererat hubungan kelembagaan yang telah terbangun dengan baik,” ujar Anshori.

Dalam kesempatan tersebut, Anshori juga memohon bimbingan dan arahan dari seluruh jajaran MI Al Wasatiyah selama proses pelaksanaan PPL berlangsung. Ia berharap para mahasiswa dapat memperoleh pengalaman nyata mengenai dunia pendidikan melalui pendampingan para guru di lapangan. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa PPL merupakan agenda akademik rutin yang setiap tahun diselenggarakan oleh Institut Binamadani Indonesia dan senantiasa dievaluasi secara berkelanjutan guna menyempurnakan metode pelaksanaan, sistem pembimbingan, serta kualitas capaian pembelajaran mahasiswa agar semakin relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan.

Sementara itu, Kepala MI Al Wasatiyah menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Institut Binamadani Indonesia yang kembali menjadikan madrasah tersebut sebagai mitra pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan. Ia menyambut baik kehadiran mahasiswa PPL dan menilai bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dengan sekolah atau madrasah merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Menurutnya, sinergi lintas jenjang pendidikan akan melahirkan ruang belajar yang saling menguatkan, di mana mahasiswa memperoleh pengalaman praktis, sementara sekolah mendapatkan energi, inovasi, serta perspektif baru dalam proses pembelajaran. Ia berharap seluruh mahasiswa dapat menjaga etika, menunjukkan profesionalisme, serta menjadi teladan yang baik selama berada di lingkungan madrasah.

Pelaksanaan PPL di MI Al Wasatiyah diharapkan mampu menjadi wahana pembelajaran yang komprehensif bagi mahasiswa Institut Binamadani Indonesia dalam mengembangkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian. Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan pembelajaran, administrasi pendidikan, hingga aktivitas kependidikan lainnya, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan teori yang diperoleh di kampus dengan praktik nyata di lapangan sehingga memiliki kesiapan yang lebih matang untuk memasuki dunia profesi sebagai tenaga pendidik.

Dengan dibukanya Praktik Pengalaman Lapangan ini, kedua institusi optimistis kolaborasi yang terjalin akan memberikan manfaat yang berkelanjutan. Mulai dari prosesi pembukaan, pelaksanaan kegiatan, hingga penutupan nantinya, PPL diharapkan berlangsung secara tertib, produktif, dan penuh semangat kolaboratif. Kegiatan ini tidak hanya menjadi media pengembangan kompetensi mahasiswa, tetapi juga memperkuat kemitraan antara Institut Binamadani Indonesia dan MI Al Wasatiyah dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas, inovatif, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dunia pendidikan di Kota Tangerang.